• Sport

Hijrah dari Madrid, Achraf Hakimi kini Jadi Bek Sayap Terbaik di Dunia

Asrul | Selasa, 12/01/2021 19:59 WIB
Hijrah dari Madrid, Achraf Hakimi kini Jadi Bek Sayap Terbaik di Dunia Achraf Hakimi (Foto: Marca)

Madrid, Beritakaltara.com - Achraf Hakimi kini menjadi andalan Inter Milan di sisi sayap kanan. Pemain yang dibeli dari Real Madrid pada musim panas tahun lalu itu, memecahkan rekor Maicon sebagai bek pencetak gol terbanyak I`l Nerazzuri.

Di Madrid sebelumnya, Achraf tidak mendapatkan tempat di bawah pelatih Zinedine Zidane. Dia kalah bersaing dari Dani Carvajal, lalu memutuskan hijrah ke Serie A usai melewati masa peminjaman di Borussia Dortmund.

Dan menurut mantan pemain Inter, Daniele Adani, Achraf layak diberikan gelar bek sayap terbaik kedua di dunia atas penampilan gemilangnya sejauh ini.

"Inter merekrut bek itu setelah kepergian (Joao) Cancelo. Dia (Achraf) adalah yang terbaik kedua di dunia di belakang (Trent) Alexander-Arnold dan harganya pantas," kata Adani dikutip dari Marca pada Selasa (12/1).

Christian Vieri sepakat dengan komentar Adani. Namun mantan pemain Real Madrid Antonio Cassano tidak setuju.

"Dia telah mencetak beberapa gol, tetapi bagi saya, dia adalah pemain dengan perbedaan, dia bingung dan perlu dibebaskan," kata Cassano.

Achraf sudah menunjukkan kemampuannya di Borussia Dortmund tahun lalu, ketika dia mencetak sembilan gol dan 10 assist. Dan tahun ini, dia sedang dalam perjalanan untuk mengalahkan statistik sebelumnya.

Pemain Maroko ini memiliki enam gol dan empat assist dalam 17 pertandingan, menjadikannya bek dengan skor tertinggi di lima liga utama Eropa.

Bek yang memburu torehan Achraf untuk posisi teratas ialah Robin Gosens dari Atalanta dengan lima gol, dan sejumlah pemain bertahan dengan empat gol, termasuk Angelino, Theo Hernandez, Marvin Friedrich, Kurt Zouma dan Damien da Silva.

Di Inter, hanya Romelu Lukaku (12) dan Lautaro Martinez (9) yang memiliki lebih banyak dari Achraf, meski dia baru memulai 11 pertandingan.

"Dengan kualitasnya kami bisa lebih berbahaya dalam serangan, meski kami berisiko membiarkan pintu terbuka di pertahanan," ujar pelatih Inter Antonio Conte.

"Kami sedang bekerja untuk membuatnya lebih lengkap," sambung dia.

FOLLOW US